Oleh: Nur Annisa Fitri
(Kader IMM IAIN Kendari)
Semakin berjalannya waktu, diriku perlahan demi perlahan mulai
dilupakan oleh hampir semua umat muslim. Aku mulai tergantikan oleh benda yang
belum tentu menjamin mereka di hari kemudian.
Tidakkah mereka semua berfikir bahwa akulah yang bisa menyelamatkan
kalian di hari kemudian. Hanya sebagian dari mereka yang mengingatku dan mau
membacaku kembali. Rasa iri pada benda itu membuatku sangat ingin menutup
rapat-rapat lembaran ini, hingga tak ada sedikitpun debu yang bisa masuk dalam
lembaranku.
Kini genggaman mereka kepadaku jauh berbanding terbalik dengan
genggaman orang-orang yang dahulu. Waktu itu diriku sangat dicintai,
disanyangi, bahkan sangat dimuliakan oleh umat-umat muslim. Tetapi semakin
berubahnya zaman aku tergantikan dengan benda yang kemungkinan besar tidak
dapat menyelamatkan mereka di akhir zaman.
Beruntunglah bagi orang-orang yang masih mau menyimpan aplikasiku dalam
benda itu dan juga dia tetap selalu membuka ku, walau aku berubah wujud dalam
bentuk apalikasi yang lebih keren.
Sebenarnya aku tidaklah kurang dari benda manapun, tetapi mengapa
sebagian besar dari kalian tetap saja masih ada yang tidak mau membuka ku,
bahkan untuk menyentuh seminggu sekalipun kalian belum tentu mampu. Apakah
kalian sudah merasa bisa menyelamatkan diri, di hari kemudian tanpa membaca dan
mengamalkanku sedikitpun.

Komentar
Posting Komentar