Oleh: Rizkiani Bahtiar
Ketua Bidang Immawati DPD IMM Sultra
Milad ke-54 IMM yang jatuh pada hari Rabu 14 Maret 2018 menjadi momen berharga kader dalam bersilaturahim serta merefleksi arah dakwah dan gerakan. DPP IMM, DPD IMM Sultra juga DPD IMM se-Indonesia melaksanakan resepsi milad dengan caranya sendiri.
Menjadi menarik bahwa dualisme kepemimpinan DPP menjadikan dua tempat Muktamar. Dimana DPP IMM pada puncak acara Milad mengumumkan DPD IMM Jawa Timur sebagai tuan rumah Muktamar XVIII IMM, berbeda dengan keputusan yang telah ditetapkan pada Tanwir XXVIII IMM di Sorong, Papua Barat.
Apakah maksud dari deklarasi tersebut? Tentulah deklarasi tersebut semakin mempertajam dan memperkeruh suasana dualisme kepemimpinan menjadi pertanda sakitnya organisasi. Juga semakin membingungkan kader IMM se-Indonesia.
Melihat fenomena yang terjadi di tubuh ikatan yang terjadi hari ini, setiap kader IMM, termasuk juga Immawati. Immawati mestinya memberikan peran tersendiri. Olehnya tentulah sikap dan peran Immawati bukanlah memperkeruh sausana ikatan, melainkan mendinginkan, seperti air menyirami api yang panas.
Namun yang terjadi pada hari ini. Ketua Bidang Immawati DPP IMM justru memiliki keberpihakan dan Sekretaris Bidang Immawati DPP IMM Immawati Nelis dipecat. Lalu apakah alasan pemecatan tersebut?
Marilah kita melihat Immawati serta peran Immawati hari ini. Ketua Bidang Immawati DPP IMM merupakan sentrum dan cerminan Immawati se-Indonesia baik secara individu ataupun struktural. Olehnya itu, haruslah menjadi bijaksana, serta memberikan suasana harmonis, menjadi penengah dan memberikan solusi.
Oleh karena itu, Ketua Bidang Immawati DPD IMM Sultra mengkritik Ketua Bidang Immawati DPP IMM atas tindakannya yang tidak bijaksana dalam menyikapi permasalahan yang terjadi di Ikatan. Selain itu, demi kebaikan Ikatan maka perlu memberikan penjelasan terhadap pemecatan Sekretaris Bidang Immawati DPP IMM.
Teruntuk semua Kabid Immawati DPD Se-Indonesia saya menyapa dengan salam perjuangan. Kita mesti ikut andil dalam ihtiar islah/ konsolidasi kembali Ikatan ini, jika tidak mungkin bisa saja IMM akan terkoyak dan tercabik-cabik. Mari menjadi air yang menyejukkan, bukan api yang membakar.
Selamat Milad Ikatanku semoga muktamar menjadi ajang perbaikan internal agar arah gerak dan dakwah lebih terarah dan tertata dengan baik. IMM JAYA.

Komentar
Posting Komentar